Penulis: Silvie Fransiska - Siswi SMK Negeri 1 Pangkalpinang
Kedermawanan Sosial dan Solusi Bangsa
Tanggal : Kamis, 20 Januari 2022
Penulis : Nusation Anwar - Penyuluh Sosial pada Dinas Sosial dan PMD Provinsi Kepulauan Babel
1. Judul
Artikel ini memliki judul "Kedermawanan Sosial dan Solusi Bangsa"
2. Alenia Pembuka
Pada alenia ini dijelaskan bahwa cara berperilaku masyarakat Indonesia pada zaman sekarang ini masih menunjukan kreativitas, keuletan, dan kepekaan sosial sesama, yang ditunjukkan melalui berbagai bentuk pertolongan kemanusiaan dan kepeduliaan terhadap sesama yang membuat kita menjadi harmonis. Fenomena seperti ini mudah ditemukan di sekitar kita, contohnya saja masih kita temukan kardus usang yang diarak untuk mengusik isi kantong para dermawan jalanan.
3. Alenia Penjelas
Pada alenia ini dijelaskan bahwa aktivitas kepedulian masyarakat Indonesia merupakan pengalaman dari sila pancasila. Bangsa ini memberikan sinyal kuat bahwa bangsa ini memiliki spirit tinggi. Penulis juga beropini bahwa apabila pancasila ini diamalkan, maka Indonesia akan kaya dengan pranata dan kearifan lokal. Kedermawanan sosial juga mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan yang hampir koyak karena berbagai masalah. Media sosial juga menjadi salah satu wasilah dalam mengubah tata nilai silahturami di era sekarang karena penjangkauannya yang luas dapat menggiring para dermawan untuk berbagi dan peduli. Penulis juga menjelaskan bahwa nitizen di zaman sekarang juga masih banyak yang melakukan program wakaf dan infak karena besarnya dukungan dan kepedulian dari anak bangsa yang meskipun tidak saling mengenal namun tidak menjadi penghalang untuk berbuat. Penulis menjelaskan bahwa kita sepatutnya bersyukur dengan bangsa kita. Meskipun demikian, pengendalian dan pengawasan juga harus tetap dilakukan supaya tidak mencederai nilai-nilai kedermawanan.
4. Alenia Penutup
Pada bagian ini penulis menegaskan bahwa Negara Indonesia bukan negara miskin, tetapi adalah negara yang dermawan, itulah yang menjadi sumber kehidupan dalam kemelaratan, kita bukanlah bangsa pemalas tetapi bekerja. Dengan segala keanekaragamaan kita harus tetap satu hati. Penulis juga membuat salam hormat kepada para dermawan bangsa yang mampu mengurai kedukaan sesama. Penulis juga menyampaikan harapan agar semoga uluran tangan kita semua paling tidak bagian dari solusi bangsa yang tengah berkeluh kesah.